join bareng probux

Rabu, 30 Oktober 2013

keanekaragaman hayati + klasifikasi makhluk hidup

Keanekaragaman Gen, Jenis dan Ekosistem.


Keanekaragaman hayati mencakup keanekaragam gen, keanekaragaman jenis dan keanekaragaman ekosistem.
a.   Keanekaragaman Gen.
Susunan perangkat gen menentukan ciri dan sifat pada individu yang bersangkutan. Keanekaragaman susunan perangkat gen menentukan keanekaragaman individu. Setiap individu mempunyai  susunan gen yang berbeda dengan individu lainnya, walaupun termasuk kedalam jenis yang sama. Variasi susunan gen pada individu-individu yang termasuk dalam jenis sama akan mengakibatkan adanya variasi bentuk,  penampilan, dan sifat yang tampak akan berbeda. Variasi tersebut adalah sebagai keanekaragaman gen atau individu.
Variasi bentuk, penampilan dan sifat antar individu tanaman padi merupakan contoh keanekaragaman gen. pada tumbuhan. Variasi bentuk, penampilan antar individu tikus merupakan contoh keanekaragaman pada hewan.
Contoh : pada tumbuhan
    kelapa gading,                                                      kelapa kopyor
                                                                                                              kelapa hijau
Bunga Mawar
Mawar Merah                            Mawar Kuning
Mawar Ungu
Keanekaragaman warna bunga pada tanaman mawar. Bentuk, rasa, warna pada buah mangga, serta keanekaragaman sifat, warna bulu dan bentuk pial pada ayam, ini semua disebabkan oleh pengaruh perangkat pembawa sifat yang disebut dengan gen. Semua makhluk hidup dalam satu spesies/jenis memiliki perangkat dasar penyusun gen yang sama. Gen merupakan bagian kromosom yang mengendalikan ciri atau sifat suatu organisme yang bersifat diturunkan dari induk/orang tua kepada keturunannya.
Gen pada setiap individu, walaupun perangkat dasar penyusunnya sama, tetapi susunannya berbeda-beda bergantung pada masing-masing induknya. Susunan perangkat gen inilah yang menentukan ciri atau sifat suatu individu dalam satu spesies.
Apa yang menyebabkan terjadinya keanekaragaman gen? Perkawinan antara dua individu makhluk hidup sejenis merupakan salah satu penyebabnya. Keturunan dari hasil perkawinan memiliki susunan perangkat gen yang berasal dari kedua induk/orang tuanya. Kombinasi susunan perangkat gen dari dua induk tersebut akan menyebabkan keanekaragaman individu dalam satu spesies berupa varietas-varietas (varitas) yang terjadi secara alami atau secara buatan,Keanekaragaman yang terjadi secara alami adalah akibat adaptasi atau penyesuaian diri setiap individu dengan lingkungan, seperti pada rambutan. Faktor lingkungan juga turut mempengaruhi sifat yang tampak (fenotip) suatu individu di samping ditentukan oleh faktor genetiknya (genotip). Sedangkan keanekaragaman buatan dapat terjadi antara lain melalui perkawinan silang (hibridisasi), seperti pada berbagai jenis mangga.
Perbedaan sifat pada jenis mangga dapat Anda amati pada tabel berikut:
No.
Mangga
Bentuk Buah
Rasa
arima
1.
2.
3.
Golek
kuini
gedong
lonjong panjang
bulat telur, besar
bulat, kecil
manis
manis
lebih manis
tidak wangi
wangi
tidak wangi
Pada manusia juga terdapat keanekaragaman gen yang menunjukkan sifat-sifat berbeda, antara lain ukuran tubuh (besar, kecil, sedang); warna kulit (hitam, putih, sawo matang, kuning); warna mata (biru, hitam, coklat), serta bentuk rambut (ikal, lurus, keriting). Cobalah perhatikan diri Anda
Jadi keanekaragaman  hayati tingkat gen : Gen mengekspresikan berbagai variasi dari satu jenis makhluk hidup, seperti tampilan pada bunga ros merah dengan putih, ukuran daun, tinggi pohon, dsb
b.   Keanekaragaman Jenis
Variasi bentuk, penampilaan dan sifat yang terlihaat pada berbagai jenis organisme disebut keanekaragaman jenis.
Sebagai contoh keanekaragaman jenis pada tumbuhan adalah variasi bentuk, penampilaan dan sifat antara tanaman padi, jagung dan tebu. Variasi bentuk, penampilan dan sifat antara ayam, tikus dan kucing sebagai contoh keanekaragaman jenis pada hewan.
Dapatkah Anda membedakan antara tumbuhan kelapa aren, nipah dan pinang? Atau membedakan jenis kacang-kacangan, seperti kacang tanah, kacang buncis, kacang kapri, dan kacang hijau? Atau Anda dapat membedakan kelompok hewan antara kucing,harimau, singa dan citah? Jika hal ini dapat Anda bedakan dengan benar, maka paling tidak sedikitnya anda telah mengetahui tentang keanekaragaman jenis.
Untuk mengetahui keanekaragaman hayati tingkat jenis pada tumbuhan atau hewan, anda dapat mengamati, antara lain ciri-ciri fisiknya. Misalnya bentuk dan ukuran tubuh,warna, kebiasaan hidup dan lain-lain.
Contoh, dalam keluarga kacang-kacangan, antara lain; kacang tanah, kacang kapri, kacang hijau dan kacang buncis. Di antara jenis kacang-kacangan tersebut Anda dapat dengan mudah membedakannya, karena antara mereka ditemukan ciri-ciri yang berbeda antara ciri satu dengan yang lainnya. Misalnya ukuran tubuh atau batang (ada yang tinggi dan pendek); kebiasaan hidup (tumbuh tegak, ada yang merambat), bentuk buah dan biji, warna biji, jumlah biji, serta rasanya yang berbeda.
Contoh   Kelapa
Pinang
  
                                                 Aren
Keanekaragaman Ekosistem.
Ekosistem adalah berbagai jenis makhluk hidup yang berinteraksi dengaan lingkungaannya. Lingkungan yang dimaksud adalah lingkungan fisik (iklim, air, tanah, udara, cahaya suhu dan kelembaban) daan lingkungan kimia (salinitas, keasaman dan mineral). Makhluk hidup disebut komponen biotik, lingkungan disebut komponen abiotik. Interaksi dapat terjadi antar komponen biotik atau antara komponen biotik dengan komponen abiotik.
Suatu tipe ekosistem tertentu mempunyai kombinasi orgaanisme dan unsur lingkungan yang khas, berbeda dengan lsusunan kombinasi faktor-faktor biotik dan abiotik pada ekosistem yang lain. Perbedaan yang demikian disebut keanekaragaman ekosistem.
Contoh keanekaragaman ekosistem adalah macam-macam ekosistem sungai, ekosistem kolam, ekosistem sawah dan ekosistem hutan.
 SISTEM KLASIFIKASI


·     
Carolus Linneaus
Klasifikasi adalah pengelompokan makhluk hidup secara sistematis dan bertahap.
- Klasifikasi/ taksonomi dipelopori oleh Carolus Lineaus (pada abad 18) 
  Carolus Linneaus diangkat menjadi bapak Taksonomi.
-  Linneaus adalah ilmuwan Swedia yang lahir di Almhult 23 Mei 1707 dan wafat di Uppsala 10 Januari 1778. Linneaus adalah ahli botani dan juga ahli zoologi dan seorang dokter. 


 KINGDOM HEWAN DAN TUMBUHAN

KINGDOM HEWAN :
  1.    Kingdom
  2.    Filum
  3.    Classis
  4.    Ordo
  5.    Familia
  6.    Genus
  7.    Spesies



KINGDOM TUMBUHAN:
1.     Kingdom
2.    Divisio
3.    Classis 
4.    Ordo
5.    Familia
6.    Genus
7.    Spesies




Tujuan klasifikasi makhluk hidup adalah untuk mempermudah mengenali, membandingkan, dan mempelajari makhluk hidup. Klasifikasi makhluk hidup didasarkan pada persamaan dan perbedaan ciri yang dimiliki makhluk hidup, misalnya bentuk tubuh atau fungsi alat tubuhnya. Makhluk hidup yang memliliki ciri yang sama dikelompokkan dalam satu golongan.

SISTEM TATA NAMA
Contoh:

Musa paradisiaca     atau   musa paradisiaca
Musa = Genus  
paradisiaca =Penunjuk spesies

·         Pengenditifikasian pertama kali oleh Linnaeus (L).

MANFAAT ADANYA KLASIFIKASI
·         Mengenal berbagai jenis spesies.
·         Dimanfaatkan untuk kepentingan manusia, seperti sumber pangan papan sandang obat-obatan.
·         Memberikan manfaat untuk dapat mengetahui dan mempelajari keanekaragaman makhluk hidup.


ALTERNATIF SISTEM KLASIFIKASI
          Kriteria makhluk hidup didasarkan oleh kriteria tertentu yaitu sebagai berikut:
1.     Manfaat       : Obat, tanaman hias.
2.    Tempat hidup: Tumbuhan/hewan darat, tumbuhan/hewan air.
3.    Ukuran         : Pohon, semak, perdu, herba.
4.    Alat gerak   : Sirip, sayap, kaki.

KLASIFIKASI YANG TELAH DIBUAT
o   Sistem Dua Kingdom
-          Plantae dan animalia
Plantae : autotrof ; animalia :heterotrof.
o   Sistem Tiga Kigdom
-          Protista, plantae dan animalia
Contoh protista : Paramecium dan Spirogyra
o   Sistem Empat Kingdom
-          Monera, Protista, Plantae dan Animalia
-          Makhluk hidup yang tidak memiliki membran intri : prokariot
-          Mahkhluk hidup yang memilik membran inti : eukariot.
o   Sistem Lima Kingdom
-          Monera, Protista, Fungi, Plantae dan Animalia.
-          Dikembangkan oleh R.H. Whittaker (1969).
o   Sistem Enam Kingdom
-          Eubacteria, Archaebacteria, Monera, Protista, Fungi, Plantae dan Animalia
-          Archaebacteria ditemukan oleh Carl Woese (1970 an)
kj
INDETIFIKASI / DETERMINASI
Indetifikasi adalah cara untuk menentukan nama hewan dan tumbuhan dengan benar dan menempatkan dalam klasifikasi hewan dan tumbuhan.
1.     Mempelajari hewan dan tumbuhan yang diidentifikasikan dengan sebaik-baiknya.
2.    Membandingkan ciri-ciri tumbuhan dan hewan dengan ciri-ciri hewan/tumbuhan yang sudah diketahui, dengan cara :
·         Ingatan
·         Bantuan orang        : Zoologi dan ahli botani
·         Spesimen acuan      : koleksi kering atau basah
·         Pustaka                  : Kunci identifikasi
·         Komputer              : menyimpan, mengolah dan memberikan keterangan  tentang hewan dan tumbuhan. 

KLASIFIKASI 5 KINGDOM

1.     Monera
·         Prokariot
·         Berukuran renik
·         Uniseluler




2.    Protista           
·         Eukariot
·         Uniseluler/multiseluler
·         Autotrof/heterotrof dengan menyerap /menelan makanan.



3.    Fungi
·         Eukariot       
·         Multiseluler
·         Heterotrof dengan menyerap zat makanan dari lingkungannya





4.    Plantae  
·         Eukariot
·         Autotrof dengan fotosintesis
·         Multiseluler 





5.    Animalia
·         Eukariot
·         Multiseluler
·         Heterotrof


Tidak ada komentar:

Posting Komentar